Istimewa

Pos blog pertama

Ini adalah kutipan pos.

Iklan

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini.

pos

Cara Menanam Sawi Hijau Hidroponik Yang Bisa Ditanam Di Rumah

Hello sobat el kawan, berjumpa lagi iyaah dengan aku inih..

Penanaman sayuran sawi hijau kini dapat dilakukan tanpa menggunakan media tanah karena penemuan metode tanam yang dikenal dengan Hidroponik. Teknik penanamannya sama dengan cara menanam sayuran lainnya lhoh gaes….

Cara menanam sawi hijau Hidroponik adalah kegiatan bercocok tanam yang dilakukan tanpa tanah melainkan air yang mengandung nutrisi-nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman bisa menggunakan porus seperti sterofoam, pasir.

Kegiatan budi sawi hijau dengan cara Hidroponik harus dilakukan dengan perhitungan yang tepat, karena harus memperhitungkan seberapa banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanam. Jika tanaman mengalami kekurangan nutrisi dapat berakibat kegagalan panen.

Selain itu terdapat beberapa hal yang perlu di perhatikan adalah jumlah tanaman yang akan ditanam, karena sudah jelas penanaman dalam jumlah besar akan berbeda dengan penanan jumlah kecil.

Jika penanaman jumlah kecil menggunakan bahan-bahan sisa disekitar rumah berbeda dengan penanaman jumlah besar harus membeli semua bahan-bahan kalau tidak ingin kegagalan panen.

Langkah Awal Cara Menanam Sawi Hijau Hidroponik Di Rumah

– Persiapkan Alat Dan Bahan Untuk Menanam Sawi Hijau Hidroponik. Bahan yang perlu di persiapkan adalah benih, nutrisi Hidroponik, media tanam, air, tray semai, sprayer, kit Hidroponuk dan pinset.

– Pemilihan Benih Sawi Hijau. Pastikan bahwa benih yang digunakan berkualitas baik. Hal inih dilakukan supaya sawi hijau yang dihasilkan segar, besar dan enak, memastikan bahwa benih yang dipakai terbebas dari hama dan penyakit serta memiliki daya tahan tumbuh yang baik. Agar tanaman sawi hijau tidak akan mudah busuk.

– Pembibitan Benih Sawi Hijau. Perlu diketahui bahwa dalam tata cara menanam sawi hijau Hidroponik benih sawi tidak dapat langsung ditanam, sehingga perlu melakukan proses pembibitan pada benih. Setelah mempunyai benih tanaman yang akan dibudidayakan, langkah berikutnya adalah tebar atau semai benih. Tempat penyemaian yang digunakan yaitu rockwool. Rockwool sangat praktis karena mempunyai daya serap air yang tinggi dan steril.

-Media Tanam Sawi Hijau Hidroponik. Dalam budidaya sawi hijau melalui Hidroponik, terdapat sistem kultur agregat, kultur air dan NFT atau Nutrient Film Technique sebagai media tanamnya. Tempatkan media tanam pada wadah seperti pot atau kaleng bekas. Jika benih sudah cukup umur pindahkan ke meia tanam.

Kriteria media yang baik, yaitu :

1. Tidak mempengaruhi larutan nutrisi

2. Tidak menghambat sistem pengairan

3. Mempunyai pori-pori yang baik untuk pengairan

– Pemberian Nutrisi. Gunakan nutrisi Hidroponik yang sesuai dengan jenis tanaman yang ditanam. Bisa meracuk sendiri atau membeli nutrisi Hidroponik di pasar. Penberian nutrisi bisa dengan cara disiram manual waktu pagi dan sore hari.

– Penanaman Tanaman Sawi Hijau. Apabila benih sudah memgalamu proses pembibitan terlihat akarnya, sudah bisa melakukan penanaman tanaman sawi hujau yaitu dengan cara masukkan bibit ke dalam botol plstik. Sebelum itu, botil plastik di isi dahulu dengan abu sekam. Setelah itu, masukkan bibit termasuk botol plastiknya secara perlahan ke bagian dalam paralon yang telah di isi dengan larutan nutrisi. Untuk hasil yang maksimal, pilih lokasi terbaik untuk budidaya tanaman sawi hijau Hidroponik. Usahakan jaraknya jauh dari jalan raya yang terdapat debu dan kotoran. Cara ini di lakukan agar tanaman sawi hijau tetap sehat dan segar. Dalam cara menanam sawi hijau Hidroponik, harus selalu memperhatikan makanan nutrisi dalam larutan.

– Pemeliharaan Tanaman Sawi Hijau Hidroponik. Pemeliharaan tanaman sawi hijau Hidroponuk sangatlah mudah, hanya harus memastikan larutan nutrisi yang dibutuhkan tanaman tidak habis atau kekurangan. Karena larutan nutrisi merupakan sumber utama yang dibutuhkan tanaman Hidroponik untuk dapat tumbuh dengan baik. Selain itu, lakukan sortir mengenai tanaman sawi hijau mana yang membusuk atau terkena hama dan penyakit. Dengan melakukan pemilihan atau sortir teraebut, tanaman yang belum terkena penyakit dapat di selamatkan. Lalu, lakukan sanitasi untuk mengendalikan hama serta penyakit yang membahayakan tanaman. Caranya dengan menyemprotkan inteksida dan fungisida.

Itu sedikit pemaparan gambaran dari aku iyaah kawan,,, Terimakasih.

What ever you choose, that’s the real you.

Budi Daya Bercocok Tanam Hidroponik

Hello Sobat El

Salam kenal dan salam sejahtera untuk kita semuanya.

Di blog pertama ini el bakalan ngeshare sekaligus kasih sedikit materi pemaparan gambaran umum dari Budi Daya Bercocok Tanam dengan cara Hidroponik.

Apa sih Budi Daya Bercocok Tanam dengan cara Hidroponik itu ?

Lalu Apa sih bedanya dengan Budi Daya Bercocok Tanam Konvensional itu gaes ?

Sebelumnya kata Hidroponik dan Budi Daya Tanaman Konvensional itu pasti kan sudah tidak heran lagi dong bagi kita semuanya sobat ?

Hidroponik yaitu Budi Daya Bercocok Tanam dengan cara memanfaatkan media air sebagai perantaranya tanpa memerlukan lahan bahkan lahan yang luas hanya saja menggunakan ember bekas, botol bekas, bahkan paralon.

Iyaah, memang Hidroponik bisa juga dikatakan seperti itu.

Tetapi, untuk kaitan pemaparannya penjelasan yang lebih spesifiknya atau lebih luasnya istilah Hidroponik itu Budi Daya Tanaman dengan tidak menggunakan tanah sebagai media perantarannya melainkan dengan menggunakan air.

Budi Daya Tanaman Konvensional ??

Hanya saja sekedar Budi Daya Tanaman biasa dengan menggunakan tanah sebagai media perantarannya berbeda dengan hal Budi Daya Tanaman Hidroponik yang menggunakan media air sebagai media tanamnya ?

Sobat el, sekilas Hidroponik dengan Budi Daya Tanaman Konvensional itu sangat terlihat sama, namun kenyataannya itu dua hal yang sangat berbeda.

Sebelum ke topik pembahasan, kalian pasti pernah berfikir bahkan bingung, mau memulai usaha dari mana, lahan enggak punya, atau bahkan lahan sempit, teman-teman enggak usah khawatir, karena saat ini yang lagi ngetren atau terkenal yaitu Tanaman Hidroponik, kalian bisa memulai usaha sendiri tanpa perlu memerlukan lahan yang luas seperti sawah, dan kebun yang berhektar hektar, pengin tau caranya, simak baik-baik Iyaah kawan, nanti saya kasih tau apa itu tanaman hidroponik dan keunggulannya !!!!

Mungkin sebagian orang mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Hidroponik ini. Namun untuk sebagian orang yang lain tentu masih belum tau istilah Hidroponik itu. Banyak yang berfikiran umumnya pertanyaan tersebut yang sering muncul sebagian orang apa itu Hidroponik, bagaimana cara menerapkan bercocok tanam dengan cara Hidroponik.

Saya akan jelaskan satu persatu apa itu Hidroponik ?

Sejarah hidroponik

Hidroponik sebenarnya berasal dari Bahasa Yunani, yaitu “hidros” dan “ponos” . Hidros. atau Hydro dalam Bahasa Inggris artinya air, sedangkan Ponos, atau ponic dalam Bahasa Inggris artinya mengerjakan. Jadi, secara istilah Bahasa Hidroponik adalah metode bercocok tanam dengan menggunakan air sebagai medianya.

Dari penjelasan diatas bisa disimpulkan tanaman Hidroponik adalah Budi Daya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit dari pada kebutuhan air pada Budi Daya dengan tanah. Jadi yang membedakan metode bercocok tanam Hidroponik dengan bercocok tanam Konvensional yaitu pada media tanamnya. Pada Hidroponik menggunakan media air, sedangkan pada metode Konvensional menggunakan tanah. Sehingga Hidroponik bisa dibilang termasuk ke dalam inovasi perkembangan teknik bercocok tanam yang modern.

Target Pasar

Sejak tahun 2014 silam, pasar sayuran hidroponik terus mengalami pertumbuhan sekitar 10-20% per tahun. Tingginya permintaan pasar terhadap sayuran hidroponik bahkan tak jarang membuat para petani kewalahan untuk memenuhinya. Tidak hanya kalangan masyarakat menengah ke atas saja yang kini begitu antusias dengan sayuran premium bebas pestisida tersebut, namun beberapa pelaku industri seperti hotel, restoran, dan katering kini mulai menggunakan sayuran hidroponik untuk bahan baku produksi.

Strategi Pemasaran

Sesuai dengan kualitas premium yang dihasilkan para petani sayuran hidroponik, saat ini target pasar yang dibidik adalah kalangan masyarakat menengah ke atas. Dan untuk menjangkau kalangan tersebut, salah satu strategi pemasaran yang dilakukan yaitu menggandeng beberapa pasar modern, hotel berbintang restoran, dan pelaku industri katering untuk menjadi supplier tetap. Untuk menjalin kerjasama dengan hotel maupun pasar modern, yang dibutuhkan hanyalah sampel produk sayur yang masih fresh atau segar dan proposal penawaran kerjasama. Kemudian, memperkenalkan kebun hidroponik sebagai tempat wisata edukasi atau pendidikan. Strategi promosi ini ternyata cukup efektif dan efisien, karena tidak hanya bisa memetik secara langsung sayuran hidroponik yang di beli namun bisa memanfaatkan keindahan kebun hidroponik sebagai daya tarik konsumen. Selain sebagai daya tarik konsumen, membuka kelas pelatihan bagi pemula yang ingin menekuni bisnis hidroponik. Dengan begitu, banyak keuntungan yang di peroleh dari peluang usaha hidroponik.

Tanaman Hidroponik banyak keunggulannya dibandingkan dengan tanaman Konvensional, apa sih keunggulannya ???? Mari saya kasih tau kawan,,,,,

Keunggulan tanaman Hidroponik yaitu yang pertama hemat biaya, karena perawatan sangat mudah dan dengan bahan yang mudah kita dapati atau peroleh, seperti ember bekas, botol bekas, paralon dan masih banyak lagi yang lainnya. Keunggulan ke dua tidak memerlukan lahan yang luas, dengan lahan yang sempit kita dapat melakukan penanaman dengan metode Hidroponik, kemudian lebih ramah lingkungan karena tidak memerlukan atau membutuhkan obat hama dan pestisida untuk kesuburan tanamannya, yang pastinya tidak merusak tanah. Kemudian tanaman Hidroponik hasilnya lebih terjamin kualitasnya, lebih alami dan menyehatkan. Nah itu beberapa kelebihan tanaman Hidroponik kawan, jadi jangan pernah takut untuk memulai menanam dengan cara Hidroponik.

Untuk memulai bisnis Hidroponik kalian tidak perlu mempunyai keahlian khusus, cukup kalian tekun dan terus berlatih mencoba sampai berhasil, karena sekarang banyak yang sudah beralih dari cara bercocok tanam Konvensional ke Hidroponik, sudah banyak yang mencoba dan berhasil sukses mengembangkannya, contohnya tanaman yang mudah untuk mencoba yaitu tanaman sawi hijau, karena sawi hijau mudah perawatannya dan disamping itu minat dan kebutuhan pasar terus meningkat, jadi para petani mulai berfikir cerdas menanam sawi dengan jumlah yang banyak namun tidak memerlukan lahan yang luas. Di sisi lain sawi hijau sangat cocok untuk di tanam dengan cara Hidroponik. Itu kawan sedikit informasi tentang Hidroponik, yang mau bertanya seputar Hidroponik bisa komen, Terimakasih.

Jadi dapat disimpulkan Hidroponik adalah Budi Daya Tanaman dengan menggunakan media air sebagai penunjangnya, tanpa memerlukan tanah dan tidak membutuhkan tanah yang luas berhektar-hektar.

Jadi sobat el, kamu pilih yang mana nih, mau menanam dengan cara Hidroponik atau konvensional…?????

What ever you choose, that’s the real you.

Penasaran kan, sobat el.

Untuk ingin lebih tau jelasnya, bisa lebih di tanyakan lagi, Iyaah gaes..☺☺☺,, dibawah inih :

Nama : Rokhman

Tempat : Purbalingga, Kemangkon, Desa Pegandekan, Rt 02, Rw 01

Noe Hp : 085 870 297 421

Pasti akan bertanya-tanya dan penasaran kan, mana tuh letak persis posisinya Desa Pegandekan, Wkwk..😁😁😁